Feeds:
Pos
Komentar

Nama lengkap beliau adalah Prof. DR. Washiyullah bin Muhammad Abbas bin Ahmad Abbas. Beliau dilahirkan di kota Bheraboj, Propinsi Uttar Pradesh, India pada tanggal 1 Jumadil Ula tahun 1367 H (sekitar tahun 1948).

Leluhur beliau adalah orang yang mendirikan kota Bheraboj. Kakek beliau Ahmad Abbas Khan, pernah menjabat sebagai walikota Bheraboj selama empat puluh tahun. Kakek beliau mendirikan Baitul Maal untuk memberikan kesejahteraan kepada rakyat yang beliau pimpin.

Di kota Yusufpur yang berada dekat dengan kota Bheraboj, terdapat sebuah madrasah ahlul hadits yang didirikan oleh Asy Syaikh Ibadullah Al Yusufuri yang diberi nama Madrasah Darul Huda. Pengajarnya antara lain Syaikh Ibadullah sendiri dan juga Asy Syaikh Nurullah. Lanjut Baca »


Oleh: Asy Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad

Ulama Besar Arab Saudi, Ahli Hadits Kota Suci Madinah, Asy-Syaikh Al-‘Allamah Al-Muhaddits Abdul Muhsin bin Hamd Al-‘Abbad Al-Badr hafizhahullah berkata dalam risalah “Fitnatul Khilafah Ad-Da’isyiah Al-‘Iraqiyah Al-Maz’umah” di website resmi beliau, Lanjut Baca »


Oleh: Asy Syaikh Duktur Muhammad bin Hadi Al Madkhali
(staf pengajar Universitas Islam Madinah)

Pertanyaan:
Apa hukum mengkhususkan berkunjung kepada sanak famili dan teman-teman pada hari raya?

Jawab:
Ini adalah amalan yang baik. Sanak famili adalah orang-orang yang wajib bagi kita untuk menyambung silaturrahmi dengan mereka. Karena mereka adalah orang-orang yang memiliki hubungan keluarga. Mereka adalah orang yang paling utama untuk dikunjungi dari pada yang lainnya. Maka dengan mengunjungi mereka, kemudian baru setelah itu orang-orang yang selain mereka.
Lanjut Baca »


Oleh: Asy Syaikh Abdul Aziz bin Baaz

Soal Kesembilan:
Saya adalah seorang penuntut ilmu. Kebanyakan pertanyaan yang ditujukan kepada saya tentang suatu perkara, baik tentang ibadah atau yang lainnya, saya mengetahui jawabannya dengan baik. Terkadang saya mengetahuinya dari mendengarkan salah seorang syaikh, atau dari fatwa-fatwanya. Akan tetapi sulit bagiku untuk mengingat dalilnya yang shahih, sehingga terkadang sulit bagiku untuk melakukan tarjih. Bagaimana anda mengarahkan para penuntut ilmu dalam permasalahan seperti ini? Lanjut Baca »


Oleh: Asy Syaikh Abdul Aziz bin Baaz

Soal Kedelapan:
Apabila seseorang ditanya tentang suatu permasalahan lalu dia berfatwa, dan setelah berlalu beberapa waktu jelas baginya bahwa apa yang telah dia fatwakan adalah salah. Apa yang harus ia lakukan? Lanjut Baca »


Oleh: Asy Syaikh Abdul Aziz bin Baaz

Soal Ketujuh:
Bagaimana pendapat anda tentang ungkapan yang berulang kali terucap oleh banyak penuntut ilmu yaitu bahwa barangsiapa gurunya adalah kitab maka dia akan tersesat dari kebenaran? Lanjut Baca »


Oleh: Asy Syaikh Abdul Aziz bin Baaz

Soal Keenam:
Apa makna perkataan Anda –semoga Allah subhanahu wata’ala menjaga Anda–: Wajib bagi seorang penuntut ilmu untuk berijtihad? Apakah masing-masing kita mempunyai kemampuan untuk itu? Apa sikap kita terhadap madzhab imam yang empat yang telah tersebar di kalangan manusia di berbagai negeri sehingga banyak yang taqlid pada madzhab tersebut di setiap tempat dan zaman? Lanjut Baca »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 608 pengikut lainnya.