Feed on
Tulisan
Komentar

Penulis: Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan

Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga tercurah pada Nabi kita Muhammad, para sahabat beliau, serta orang-orang yang mengikuti petunjuknya.

Dan selanjutnya, setelah cinta pada Allah dan rasul-Nya, maka wajib untuk untuk mencintai wali-wali Allah serta mengadakan perlawanan kepada musuh-musuhnya.
Lanjut Baca »

Penulis: Al-Lajnah Ad-Da’imah lil Buhuts wal Ifta’

Dalil-dalil tentang Puasa Syawal

Dari Abu Ayyub radhiyallahu anhu:
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Siapa yang berpuasa Ramadhan dan melanjutkannya dengan 6 hari pada Syawal, maka itulah puasa seumur hidup’.” [Riwayat Muslim 1984, Ahmad 5/417, Abu Dawud 2433, At-Tirmidzi 1164] Lanjut Baca »

Berikut Kumpulan Artikel tentang Tuntunan Lengkap Berhari Raya yang kami ambil dari kitab Ahkaamu Al’ Iidaini Fii Al-Sunnah Al-Muthahharah, Syaikh Ali bin Hasan bin Ali Abdul Hamid Al-Halabi Al-Atsari dan Syaikh Salim Al Hilali -hafizhahumallah-. Semoga bermanfaat bagi kaum muslimin!
Lanjut Baca »

Oleh: Syaikh Ali bin Hasan Al-Halabi dan Syaikh Salim Al Hilali

Ketahuilah wahai saudaraku muslim -semoga Allah memberi taufik kepadaku dan kepadamu- sesungguhnya kebahagiaan yang ada pada hari-hari raya kadang- kadang membuat manusia lupa atau sengaja melupakan perkara-perkara agama mereka dan hukum-hukum yang ada dalam Islam. Sehingga engkau melihat mereka banyak berbuat kemaksiatan dan kemungkaran-kemungkaran dalam keadaan mereka menyangka bahwa mereka telah berbuat sebaik-baiknya !! Semua inilah yang mendorongku untuk menambahkan pembahasan yang bermanfaat ini dalam tulisanku, agar menjadi peringatan bagi kaum muslimin dari perkara yang mereka lupakan dan mengingatkan mereka atas apa yang mereka telah lalai darinya (Kemungkinan-kemungkinan yang disebutkan secara umum dilakukan pada waktu hari raya ataupun di luar hari raya, akan tetapi kemungkaran itu lebih besar dan bertambah dilakukan pada hari-hari raya].
Lanjut Baca »

Oleh: Syaikh Ali bin Hasan Al-Halabi dan Syaikh Salim Al Hilali

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah ditanya tentang ucapan selamat pada hari raya maka beliau menjawab [Majmu Al-Fatawa 24/253] : “Ucapan pada hari raya, di mana sebagian orang mengatakan kepada yang lain jika bertemu setelah shalat Id :

تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكَ

“Semoga Allah menerima dari kami dan dari kalian”
Lanjut Baca »

Oleh: Syaikh Ali bin Hasan Al-Halabi dan Syaikh Salim Al Hilali

Pertama : Jumlah raka’at shalat Id ada dua berdasaran riwayat Umar radhiyallahu ‘anhu. “ Shalat safar itu ada dua raka’at, shalat Idul Adha dua raka’at dan shalat Idul Fithri dua raka’at. dikerjakan dengan sempurna tanpa qashar berdasarkan sabda Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam” [Dikeluarkan oleh Ahmad 1/370, An- Nasa'i 3/183, At-Thahawi dalam Syarhu Ma'anil Al Atsar 1/421 dan Al-Baihaqi 3/200 dan sanadnya Shahih]
Lanjut Baca »

Oleh: Syaikh Ali bin Hasan Al-Halabi dan Syaikh Salim Al Hilali

Allah Ta’ala berfirman, “ Dan hendaklah kalian mencukupkan bilangannya dan hendaklah kalian mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepada kalian, mudah-mudahan kalian mau bersyukur”.
Lanjut Baca »

Oleh: Syaikh Ali bin Hasan Al-Halabi dan Syaikh Salim Al Hilali

Telah diriwayatkan dari Jabir bin Abdillah Radliallahu ‘anhu, ia berkata, “Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pada hari raya biasa mengambil jalan yang berlainan (ketika pergi dan ketika kembali dari mushalla-pen)” [Hadits Riwayat Bukhari 986].
Lanjut Baca »

Hukum Sekitar Khutbah di Ied

Oleh: Syaikh Ali bin Hasan Al-Halabi dan Syaikh Salim Al Hilali

Termasuk sunnah dalam khutbah Id adalah dilakukan setelah shalat. Dalam permasalahan ini Bukhari membuat bab dalam kitab ‘Shahih’nya (Kitabul Iedain, bab nomor 8. Lihat Fathul Bari 2/453) [ ] : “Bab Khutbah Setelah Shalat Id”.
Lanjut Baca »

Older Posts »