Oleh: Asy Syaikh Abdurrahman Al Adeni -hafizhahullah-
‘Ikrimah rahimahullah termasuk pembesar ulama tabi’in berkata: “Ibnu ‘Abbas mengikat kakiku dan mengajariku Al-Qur’an dan fara’idh (ilmu waris)”. Maka ‘Ikrimah mengantongi segudang manfaat dari semangat gurunya -Ibnu ‘Abbas- ini, maka jadilah dia seorang ‘alim dari sekian ulama umat pada zamannya dan zaman tabi’in. Demikian pula para ulama kita dari genersi tabi’in dan yang setelah mereka, mereka menyadari betapa berharganya ilmu sehingga mereka mendermakan umur mereka yang berharga dan harta yang melimpah lalu mereka memanfaatkan waktunya untuk melakukan ketaatan kepada Allah dan meraih ilmu yang bermanfaat.
(more…)
Arsip untuk ‘Ilmu’ Kategori
Semangat Salaf Dalam Menuntut Ilmu (Bag. 03 – Selesai)
Diposkan dalam Ilmu pada Februari 24, 2011 |
Semangat Salaf Dalam Menuntut Ilmu (Bag. 2)
Diposkan dalam Ilmu pada Februari 22, 2011 |
Oleh: Asy Syaikh Abdurrahman Al Adeni -hafizhahullah-
Dan sebagaimana diketahui pula bahwa agama Allah Ta’ala ini sampai kepada kita dengan begitu mudah dan gampang seakan-akan kita berhadapan dengan Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam- dengan taufiq, pertolongan dan keutamaan Allah Ta’ala. Yaitu dengan Allah Ta’ala menyediakan bagi kita sebab-sebab dengan adanya perjuangan yang besar yang dilakukan oleh ulama salaf ini. Para pendahulu kita yang shalih dari kalangan shahabat dan tabi’in serta yang datang setelah mereka dari kalangan imam pembawa petunjuk dan penghilang kegelapan telah melakukan perjuangan dan pengorbanan. (more…)
Semangat Salaf Dalam Thalabul Ilmi (Bag I)
Diposkan dalam Ilmu pada Februari 22, 2011 |
Oleh: Asy Syaikh Abdurrahman Al Adeni – hafizhahullah-
إن الحمد لله نحمده تعالى ونستعينه ونستغفره ، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا ، من يهديه الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له ، واشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له ، واشهد أن محمد عبده ورسوله
{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُون} سورة: آل عمران – الآية: 102
{يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا }سورة: النساء – الآية: 1.
{يَا (more…)
10 Prinsip Meraih Ilmu
Diposkan dalam Ilmu pada Januari 27, 2011 |
Oleh: Asy Syaikh ‘Abdullah bin Shalfiq Azh-Zhafiri
بسم الله الرحمن الرحيم
Muqaddimah oleh Asy-Syaikh Ahmad bin Yahya An-Najmi
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله ، وعلى آله وصحبه وبعد :
Saudaraku fillah ‘Abdullah bin Shalfiq Azh-Zhafiri telah menunjukkan kepadaku buah penanya tentang prinsip-prinsip yang selayaknya dijalani oleh para penuntut ilmu. Sungguh aku melihat tulisan tersebut sebagai karya yang istimewa. Dia telah mendapatkan taufiq untuk mengumpulkan prinsip-prinsip yang dibutuhkan oleh penuntut ilmu, diiringi dengan dalil-dalil dari Al-Kitab dan As-Sunnah. (more…)
Tanggung Jawab Penuntut Ilmu (3): Ikhlas dan Niat yang Baik
Diposkan dalam Ilmu pada Oktober 7, 2010 | 1 Komentar »
Oleh: Asy Syaikh Abdul Aziz bin Baaz
Orang yang tidak memiliki ilmu tidaklah dianggap sebagai seorang ulama. Orang yang seperti ini tidak akan memberi manfaat kepada manusia, baik dalam permasalahan dakwah atau perkara-perkara dunia. Yang saya maksud di sini adalah manfaat yang konkrit dan hasil yang nyata, walaupun terkadang orang yang tidak berilmu bisa memberi manfaat kepada sebagian manusia dengan nasehat yang dia ketahui, atau dengan suatu permasalahan yang dia hafal, atau dengan bantuan materi yang dia berikan kepada orang lain. (more…)
Menunda Menikah untuk Belajar Agama
Diposkan dalam Ilmu pada Juli 28, 2010 |
Oleh: Asy Syaikh DR. Rabi’ bin Hadi Al Madkhali<
ٍPertanyaan:
Di antara dua hal ini yang mana yang lebih dikedepankan; Menuntut ilmu atau menikah, dalam keadaan saya tahu bahwa saya tidak tahan lagi ingin segera menikah? (more…)
Tanggung Jawab Penuntut Ilmu (2): Ikhlas dan Niat yang Baik
Diposkan dalam Ilmu pada Juni 23, 2010 |
Oleh: Asy Syaikh Abdul Aziz bin Baaz
Dia juga mempunyai tanggung jawab yang lain dari sisi keikhlasan kepada Allah subhanahu wata’ala, pengawasan-Nya terhadap dirinya dan menjadikan tujuannya adalah untuk mendapatkan ridha-Nya, menunaikan kewajiban, melepaskan tanggungan dan memberi manfaat kepada manusia. Juga, dia tidak bertujuan untuk mencari harta dan kehormatan dunia, karena hal tersebut adalah keadaan orang-orang munafiq atau para penjilat dunia yang semisal mereka. (more…)
Tanggung Jawab Penuntut Ilmu (1): Mempersiapkan diri dan Mempelajari Ilmu Agama
Diposkan dalam Ilmu pada Juni 23, 2010 |
Oleh: Asy Syaikh Abdul Aziz bin Baaz
Dalam permasalahan ini, seorang penuntut ilmu mempunyai tanggung jawab dari sisi persiapan dirinya. Yaitu mempersiapkan dirinya untuk mengajar dan berdakwah, menunaikan kewajiban dan berkonsentrasi terhadap ilmu, mempelajari ilmu agama, muraja’ah (mengulang kembali) dalil-dalil syar’i dan mencurahkan perhatian terhadapnya. (more…)
Mempelajari Ilmu Kedokteran, Teknik, dsb Termasuk Tafaqquh Fid Diin?
Diposkan dalam Ilmu, Label hukum belajar ilmu teknik, ibnu utsaimin, kedokteran islam pada Maret 23, 2009 |
Oleh: Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin
Soal: Apakah ilmu-ilmu, seperti ilmu kedokteran dan tekhnik termasuk tafaqquh fid diin (mempelajari agama)?
(more…)
Antara Kuliah Kedokteran dan Belajar Ilmu Agama
Diposkan dalam Ilmu, Label hukum kuliah kedokteran, kuliah, mahasiswa, peran kita untuk umat, thibbun nabawy pada Maret 17, 2009 |
Oleh: Al Lajnah Ad Daimah
Soal:
Saya seorang mahasiswa kedokteran di Universitas Al Azhar. Studi saya di kuliah tersebut telah menyita banyak waktu serta kerja keras saya. Hanya tersisa sedikit waktu bagi saya untuk belajar agama. Bagaimana saya menjadikan studi dan kehadiran saya di perkuliahan sebagai ibadah kepada Allah, agar Allah menganugerahkan kebaikan dan barakah dari sisi-Nya, serta membukakan bagi kami pintu ilmu dan taufik dari-Nya, agar saya dapat menjadi mahasiswa yang bermanfaat bagi kaum muslimin setelah studi saya, serta menguatkan barisan Islam? (more…)
Abu Muslim Al-Khaulani Rohimahullah berkata:
“Para ulama di muka bumi seperti bintang-bintang di langit. Bila bintang-bintang itu tampak, maka orang-orang mengambil petunjuk dengan bintang-bintang itu. Dan bila bintang-bintang itu tidak terlihat oleh mereka, mereka menjadi bingung.” (more…)
Menuntut Ilmu
Diposkan dalam Ilmu pada Maret 19, 2008 |
Al-Hasan Al-Bashri Rohimahullah berkata:
“Apabila seseorang menuntut ilmu, maka hal itu akan terlihat pada khusyu’nya, pandangannya, lisannya, tangannya, shalatnya, dan zuhudnya.
Apabila seseorang meraih salah satu bab ilmu lalu dia amalkan, hal itu lebih baik baginya daripada dunia dan seisinya.” (more…)


