Feeds:
Tulisan
Komentar

Arsip untuk ‘Ilmu’ Kategori

Fatwa Penuntut Ilmu (9): Adab Memberi Fatwa


Oleh: Asy Syaikh Abdul Aziz bin Baaz

Soal Kesembilan:
Saya adalah seorang penuntut ilmu. Kebanyakan pertanyaan yang ditujukan kepada saya tentang suatu perkara, baik tentang ibadah atau yang lainnya, saya mengetahui jawabannya dengan baik. Terkadang saya mengetahuinya dari mendengarkan salah seorang syaikh, atau dari fatwa-fatwanya. Akan tetapi sulit bagiku untuk mengingat dalilnya yang shahih, sehingga terkadang sulit bagiku untuk melakukan tarjih. Bagaimana anda mengarahkan para penuntut ilmu dalam permasalahan seperti ini? (lebih…)

Read Full Post »


Oleh: Asy Syaikh Abdul Aziz bin Baaz

Soal Kedelapan:
Apabila seseorang ditanya tentang suatu permasalahan lalu dia berfatwa, dan setelah berlalu beberapa waktu jelas baginya bahwa apa yang telah dia fatwakan adalah salah. Apa yang harus ia lakukan? (lebih…)

Read Full Post »


Oleh: Asy Syaikh Abdul Aziz bin Baaz

Soal Ketujuh:
Bagaimana pendapat anda tentang ungkapan yang berulang kali terucap oleh banyak penuntut ilmu yaitu bahwa barangsiapa gurunya adalah kitab maka dia akan tersesat dari kebenaran? (lebih…)

Read Full Post »

Fatwa Penuntut Ilmu (6): Al Ijtihad


Oleh: Asy Syaikh Abdul Aziz bin Baaz

Soal Keenam:
Apa makna perkataan Anda –semoga Allah subhanahu wata’ala menjaga Anda–: Wajib bagi seorang penuntut ilmu untuk berijtihad? Apakah masing-masing kita mempunyai kemampuan untuk itu? Apa sikap kita terhadap madzhab imam yang empat yang telah tersebar di kalangan manusia di berbagai negeri sehingga banyak yang taqlid pada madzhab tersebut di setiap tempat dan zaman? (lebih…)

Read Full Post »


Oleh: Asy Syaikh Abdul Aziz bin Baaz

Soal Kelima:
Di zaman ini kami mendapatkan adanya kerenggangan yang terjadi di antara para ulama, para penuntut ilmu dan masyarakat umum. Dan kerenggangan ini termasuk sebuah musibah. Menurut Anda, apa jalan keluar untuk permasalahan ini? (lebih…)

Read Full Post »


Oleh: Asy Syaikh Abdul Aziz bin Baaz

Soal Keempat:
Termasuk permasalahan besar yang didapatkan oleh seorang penuntut ilmu adalah menghindarnya masyarakat darinya dan ilmunya. Sementara dia merasa tidak mendapatkan kedudukan yang pantas di masyarakat, karena masyarakat yang materialistis pada zaman ini tidaklah menilai seseorang kecuali dengan jasa materi. Apa solusi untuk permasalahan ini? Dan bagaimana seorang penuntut ilmu itu harus bersikap? Apakah dia harus berada di sebuah masyarakat yang khusus yang dia mampu untuk belajar dan hidup di dalamnya? Atau apakah yang harus dia lakukan? Saya mengharapkan Anda memberikan kepada kami nasehat yang Anda dapatkan dari guru-guru Anda, dan guru-guru Anda mendapatkan nasehat tersebut dari guru-guru mereka. (lebih…)

Read Full Post »

Fatwa Penuntut Ilmu (2): Madzhab dan Ijtihad


Oleh: Asy Syaikh Abdul Aziz bin Baaz

Soal Kedua:
Di antara para penuntut ilmu ada yang mengatakan: Kami tidak akan mengikuti salah satu madzhab yang empat. Bahkan kami akan berijtihad seperti mereka dan beramal layaknya mereka, serta kami tidak akan menghiraukan ijtihad mereka. Bagaimana pendapat anda tentang hal ini? Dan apa nasehat anda kepada mereka?
(lebih…)

Read Full Post »


Oleh: Asy Syaikh Abdul Aziz bin Baaz

Soal Pertama:
Termasuk yang tersebar di kalangan para penuntut ilmu, khususnya di universitas-universitas dan yayasan-yayasan pendidikan, pernyataan sebagian orang bahwa ilmu telah pergi bersama pemiliknya; dan bahwa tidak akan ditemukan seseorang yang belajar di sebuah yayasan pendidikan kecuali dia bertujuan untuk mencari ijazah dan perkara dunia. Bagaimana bantahan terhadap mereka? Apa hukumnya apabila seseorang meniatkan mencari ilmu untuk mendapatkan dunia dan ijazah, namun di samping itu dia juga meniatkan untuk memberikan manfaat bagi dirinya sendiri dan masyarakatnya? (lebih…)

Read Full Post »

Semangat Salaf Dalam Menuntut Ilmu (Bag. 03 – Selesai)


Oleh: Asy Syaikh Abdurrahman Al Adeni -hafizhahullah-

‘Ikrimah rahimahullah termasuk pembesar ulama tabi’in berkata: “Ibnu ‘Abbas mengikat kakiku dan mengajariku Al-Qur’an dan fara’idh (ilmu waris)”. Maka ‘Ikrimah mengantongi segudang manfaat dari semangat gurunya -Ibnu ‘Abbas- ini, maka jadilah dia seorang ‘alim dari sekian ulama umat pada zamannya dan zaman tabi’in. Demikian pula para ulama kita dari genersi tabi’in dan yang setelah mereka, mereka menyadari betapa berharganya ilmu sehingga mereka mendermakan umur mereka yang berharga dan harta yang melimpah lalu mereka memanfaatkan waktunya untuk melakukan ketaatan kepada Allah dan meraih ilmu yang bermanfaat.
(lebih…)

Read Full Post »

Semangat Salaf Dalam Menuntut Ilmu (Bag. 2)


Oleh: Asy Syaikh Abdurrahman Al Adeni -hafizhahullah-

Dan sebagaimana diketahui pula bahwa agama Allah Ta’ala ini sampai kepada kita dengan begitu mudah dan gampang seakan-akan kita berhadapan dengan Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam- dengan taufiq, pertolongan dan keutamaan Allah Ta’ala. Yaitu dengan Allah Ta’ala menyediakan bagi kita sebab-sebab dengan adanya perjuangan yang besar yang dilakukan oleh ulama salaf ini. Para pendahulu kita yang shalih dari kalangan shahabat dan tabi’in serta yang datang setelah mereka dari kalangan imam pembawa petunjuk dan penghilang kegelapan telah melakukan perjuangan dan pengorbanan. (lebih…)

Read Full Post »

Semangat Salaf Dalam Thalabul Ilmi (Bag I)


Oleh: Asy Syaikh Abdurrahman Al Adeni – hafizhahullah-

إن الحمد لله نحمده تعالى ونستعينه ونستغفره ، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا ، من يهديه الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له ، واشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له ، واشهد أن محمد عبده ورسوله

{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُون} سورة: آل عمران – الآية: 102

{يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا }سورة: النساء – الآية: 1.

{يَا (lebih…)

Read Full Post »

10 Prinsip Meraih Ilmu


Oleh: Asy Syaikh ‘Abdullah bin Shalfiq Azh-Zhafiri

بسم الله الرحمن الرحيم

Muqaddimah oleh Asy-Syaikh Ahmad bin Yahya An-Najmi

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله ، وعلى آله وصحبه وبعد :

Saudaraku fillah ‘Abdullah bin Shalfiq Azh-Zhafiri telah menunjukkan kepadaku buah penanya tentang prinsip-prinsip yang selayaknya dijalani oleh para penuntut ilmu. Sungguh aku melihat tulisan tersebut sebagai karya yang istimewa. Dia telah mendapatkan taufiq untuk mengumpulkan prinsip-prinsip yang dibutuhkan oleh penuntut ilmu, diiringi dengan dalil-dalil dari Al-Kitab dan As-Sunnah. (lebih…)

Read Full Post »

Older Posts »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 476 pengikut lainnya.