Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Fiqh Ibadah’ Category


Oleh: Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin

Pertanyaan:
Apakah perbuatan yang terlarang bagi orang yang ingin berkurban bila telah masuk sepuluh (hari pertama) dari bulan Dzul hijjah? Lalu sejauh mana keshahihan sebuah hadits yang maknanya yaitu barang siapa yang ingin berkurban, maka dia tidak boleh mencukur rambut atau memotong kukunya sedikit pun sampai dia berkurban? Yang demikian itu berlangsung pada sepuluh hari pertama dari bulan Dzul hijjah. Kemudian, apakah larangan ini sampai pada tingkat haram atau hanya sekedar mustahab (sunnah)? (lebih…)

Read Full Post »


Oleh: Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin

Pertanyaan:
Apa maksud dari berkurban dalam tinjauan syariat?

Jawab:
Maksudnya adalah pendekatan diri kepada Allah dengan melakukan kurban yang telah Allah gandengkan bersama shalat di dalam firman-Nya: (lebih…)

Read Full Post »


Penulis: Al-Lajnah Ad-Da’imah lil Buhuts wal Ifta’

Dalil-dalil tentang Puasa Syawal

Dari Abu Ayyub radhiyallahu anhu:
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Siapa yang berpuasa Ramadhan dan melanjutkannya dengan 6 hari pada Syawal, maka itulah puasa seumur hidup’.” [Riwayat Muslim 1984, Ahmad 5/417, Abu Dawud 2433, At-Tirmidzi 1164] (lebih…)

Read Full Post »


Oleh: Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,

مَنْ فَطَّرَ صَائِماً كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْءٌ (رَوَاهُ التِّرمِذِيُّ وَقَالَ حَدِيثٌ حَسَنٌ صحيح)

“Barangsiapa yang memberi makanan berbuka bagi orang yang berpuasa, maka baginya pahala yang semisal orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut sedikit pun.” (HR. At Tirmidzi, beliau berkata, “Hadits Hasan Shahih”) (lebih…)

Read Full Post »


Sebentar lagi Ramadhan tiba, marilah kita tambah ilmu kita mengenai Ramadhan dengan menyimak kumpulan tanya jawab/ fatwa Ramadhan dari salah seorang ulama ahlul hadits dari Negeri Yaman, Asy Syaikh Muqbil bin Hadi Al Wadi’i rahimahullahu ta’ala. (lebih…)

Read Full Post »


Berikut beberapa fatawa dari para ulama rahimahumullah wa hafizhahum tentang perkara ini:

1. Fatwa Lajnah Ad Daimah

Soal:
Apakah boleh mengumumkan kematian seseorang di sebuah tempat dengan papan tulis khusus yang diletakkan di masjid? Padahal telah diketahui ada yang akan memandikan dan mengkafani mayyit tersebut. Adapun shalat jenazahnya, mayyit biasanya dishalatkan oleh kami setelah shalat dhuhur atau ashar. (lebih…)

Read Full Post »


Oleh: Asy Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani

Soal:
Bolehkah memadukan dua shalat dengan satu niat, seperti sunnah wudhu dan tahiyyatul masjid?

Jawab:
Fatwa Asy-Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani:

Yang lebih baik adalah masing-masing niat diberi haknya dari shalat, tahiyyatul masjid 2 rakaat dan sunnah wudhu 2 rakaat. Adapun ketika melakukan satu ibadah dengan diringi tambahan satu niat (yang lain), yakni menjadi dua niat, maka ini ditulis baginya niat amal selebihnya. Dan amal kebaikannya ini dilipatgandakan 10 kali lipat (bahkan) sampai 100 hingga 700 kali lipat. Allah Subhanahu wa Ta’ala melipatgandakan bagi siapa yang Allah Subhanahu wa Ta’ala kehendaki. (lebih…)

Read Full Post »

« Newer Posts - Older Posts »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 534 pengikut lainnya.